Wednesday, June 22, 2016

LABU / BUTTERNUT PUMPKINS




LABU
Labu merupakan tumbuhan merambat dari genus Cucurbita yang menghasilkan buah berukuran besar dengan nama yang sama. Labu cukup terkenal dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Selain di Indonesia, labu juga banyak dibudidayakan di Amerika Utara, Eropa, Australia, Selandia Baru, dan Asia Tenggara. Nama labu juga sering kali dipergunakan untuk menyebut anggota famili Cucurbitaceae selain genus Cucurbita seperti bligo, labu siam, dan labu ular.
Terdapat 20-an spesies labu diseluruh dunia, dengan jumlah subspesies dan varietas mencapai seratusan lebih. Namun yang dibudidayakan di Indonesia umumnya hanya lima spesies yaitu Cucurbita maxima (labu manis), Cucurbita ficifolia, Cucurbita mixta, Cucurbita moschata (labu kuning atau labu merah), dan Cucurbita pepo (labu manis). Labu kuning diperkirakan berasal dari Maluku.
Labu sering juga disebut sebagai labu kuning atau labu merah (untuk spesies Cucurbita moschata) dan labu manis (untuk spesies Cucurbita maxima dan Cucurbita pepo). Di beberapa daerah di indonesia labu memiliki beberapa nama daerah seperti Labu parang (Melayu), Waluh (Jawa dan Sunda). Dalam bahasa Inggris secara umum disebut sebagai pumpkin atau Butternut squash (labu kuning) dan Winter squash (labu manis).

Labu di Dalam Quran dan Hadist
Allah SWT berfirman, "Dan kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu" (Ash-Shafaat [37]: 146). Ia merupakan jenis pohon labu yang telah Allah tumbuhkan untuk melindungi baginda Nabi Yunus, ketika beliau dimuntahkan dari dalam perut ikan paus ke pantai, sedangkan beliau saat itu dalam kondisi tanpa mengenakan pakaian disebuah tempat yang sunyi senyap, ditengah padang pasir. Maka Allah berkehendak untuk menutup aurat Nabi Yunus dan melindungi beliau dari terik sinar matahari. Kemudian Allah pun menumbuhkan diatas tanah tersebut pohon yang penuh barokah ini, yaitu dari jenis labu.
Disebutkan juga dari Rasulullah SAW bahwasannya beliau pernah bersabda, "Hendaklah kalian mengkonsumsi buah labu, karena sesungguhnya buah labu itu (berkhasiat) menambah (kecermelangan) otak dan akal fikiran."
Pemuka pakar medis, Ibnu Sina menuturkan bahwasannya air perasan buah labu berkhasiat meredakan penyakit telinga yang sudah parah, terutama apabila dicampur dengan minyak mawar. Buah labu juga amat berkhasiat dalam menyembuhkan tumor pada otak dan penyakit pada tenggorokan. Sedangkan adonan dari buah labu bermanfaat sekali untuk mengobati penyakit batuk dan penyakit pada organ dada. Adapun meneteskan beberapa tetes air juice dari buah tersebut, sangat berkhasiat untuk meredakan sakit gigi. Ia pun dapat menghilangkan rasa haus dan dahaga, serta berkhasiat mengobati demam (Dikutip dari Kitab Al-Qannun Fith-Thibby karya Ibnu Sina)
Dalam Ash-Shahihain, Anas meriwayatkan bahwa ada seorang penjahit yang mengundang Rasul untuk menyantap hidangan yang diraciknya. Anas berkata, "Lalu aku pergi bersama Rasulullah. Sang penjamu menyuguhkan roti gandum dan kuah yang berisi labu dan dendeng ke dekat Rasul. Anas berkata, "Aku lihat Rasulullah SAW terus mengambil labu dari sekitar pinggan. Maka semenjak hari itu aku menjadi suka terhadap buah labu."
Abu Thalut berkata, "Aku datang menemui Anas bin Malik, yang tengah mengkonsumsi buah labu. Kemudian dia berkata, Engkau wahai (buah labu) kiranya adalah tanaman yang aku cintai, karena kecintaan Rasulullah SAW kepadamu!". Disebutkan pula dari hadits riwayat Hisyam bun Urwah dari Ayahandanya, dari 'Aisyah, bahwasannya beliau berkata, "Rasulullah SAW bersabda kepadaku, Wahai 'Aisyah! apabila engkau hendak memasak didalam tungku (sebuah masakan), maka perbanyaklah buah labu didalamnya, karena sesungguhnya ia dapat (berkhasiat) menguatkan hati yang sedih (sakit)."

Kandungan Gizi dan Manfaat LABU
·         Mengobati Diabetes dan Kolesterol
Labu hanya terdapat 49 kalori per 250 gramnya, itu artinya labu hampir bebas lemak dan sekaligus dapat membantu untuk mengurangi kolesterol. Juga dipercaya dapat membantu menyembuhkan penyakit diabetes mellitus (kencing manis), penyempitan pembukuh darah, jantung koroner, darah tinggi, menurunkan panas, mengobati diabetes, dan memperlancar proses pencernaan.
·         Sistem kekebalan tubuh.
Labu mengandung karotenoid yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari infeksi dan virus.
·         Antioksidan.
Warna oranye pada labu mengandung beta-karoten yang tinggi dan berperan sebagai antioksidan dan anti-inflamasi yang kuat. Beta Carotene juga mencegah pengendapan kolesterol di dinding arteri dan menurunkan risiko stroke.
·         Anti-penuaan.
Labu mengandung banyak alpha-karoten, Vitamin A, C, dan seng. Komponen ini dapat memperlambat proses penuaan dan mencegah pembentukan katarak ataupun kanker dan labu akan membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan melawan radikal bebas.
·         Masalah pencernaan.
Labu memiliki kadar serat tinggi. Maka dari itu, labu dapat menghilangkan racun dari saluran pencernaan dan mencegah sembelit.
·         Hipertensi & jantung
Labu juga mengandung magnesium, kalium dan seng yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan yang dapat mengurangi risiko hipertensi juga dapat menurunkan potensi penyakit jantung. Sebuah antioksidan yang mengubah vitamin A dan membantu mengurangi risiko kanker tertentu dan penyakit jantung.
·         Kepadatan tulang.
Labu mengandung seng yang menguntungkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kepadatan tulang. Oleh karena itu, makanan sehat ini wajib dikonsumsi oleh orang yang berisiko osteoporosis.
·         Omega 3
Biji labu kering atau dipanggang atau sering disebut dengan kwaci adalah sumber protein, mineral, vitamin dan asam lemak Omega-3.
·         Mengobati Racun Binatang dan Cacing Pita
Air buah labu mampu sebagai penawar racun binatang berbisa dan biji labu dapat dipergunakan untuk mengobati cacing pita.
·         Antimikroba bagi Bayi dan Balita
Labu memiliki sifat antimikroba. Serangan mikroba pada bayi dan anak-anak lebih tinggi dibandingkan pada orang dewasa. Sistem kekebalan tubuh pada balita atau anak-anak relatif lebih lemah daripada orang dewasa. Dengan demikian, makanan yang bisa memberikan sifat anti mikroba bisa sangat baik bagi balita.

Sebagian Jenis Labu yang cukup Favorit
Labu Kuning
Dari sekian banyak jenis labu, labu kuning (Cucurbita moschata) paling sering digunakan dalam masakan. Beragam jenis hidangan bisa dibuat dari buah ini, mulai dari kolak, sup, cake, hingga kue-kue basah seperti talam dan kue lumpur. Teksturnya yang lembut dengan rasa sedikit manis cocok dipadu padan dengan beragam bahan. Labu kuning yang dikenal dengan sebutan labu parang ini kaya akan vitamin dan mineralnya cukup tinggi, meliputi: betakaroten, vitamin B1, vitamin C, kalsium, fosfor, besi, kalium, dan natrium. Dari gizinya pun tidak mengecewakan, setiap 100 gr labu mengandung 34 kal, 1.1 protein, 0.3 lemak, 0.8 mineral, dan 45 mg kalsium.

Labu Air
Teksturnya keras, warna kulit kehijauan, dan daging buah berwarna putih. Sebagian orang membuat manisan kering dari labu ini, tetapi labu air juga enak dibuat sebagai campuran saus tomat dan masakan, seperti gulai labu atau sayur labu. Labu jenis ini mengandung getah yang lebih banyak dibanding labu lain. Karena itu, kupaslah labu di bawah air mengalir.
Labu air (Lagenaria Siceraria) adalah varietas labu bertekstur keras, warna kulit kehijauan dan daging buah berwarna putih. Labu air mengandung kalsium, zat besi, dan vitamin C. Selain itu labu air kaya akan serat, mineral, dan kalsium. Labu air terkenal bersifat mendinginkan, karenanya baik sekali dimakan oleh penderita demam.

Butternut Squash
Rasa dan warnanya mirip dengan labu kuning, tetapi bentuknya oval dengan tekstur daging buah lebih lembut. Sangat cocok dijadikan aneka dessert, seperti puding, cake, atau kolak. Seperti labu kuning, Butternut Squash juga sangat kaya vitamin A, C, mineral, dan serat.

Labu Mi
Bentuknya mirip dengan labu kuning, tetapi jika dipotong, akan tampak daging buahnya terurai seperti mi. Semakin tua labu, maka tekstur daging buahnya akan semakin padat menyerupai mi. Labu ini sangat enak dibuat aneka puding, kue, atau diolah menjadi sayuran, dipanggang dengan daging ataupun ditumis.

Kabucha
Labu ini dipercaya berasal dari Jepang. Di pasaran ada dua jenis yang hanya beda bentuk. Acorn Squash berbentuk oval dan Kabucha bulat. Dapat dimasak menjadi beragam masakan seperti soup, stew sayuran, atau hidangan penutup.


Dari sumber lain saya temukan beberapa resep menggunakan labu sebagai berikut :
·         Menghaluskan kulit
Cara : haluskan 500 gram biji labu kunig kering dengan air panas dan campurkan sedikit madu. minum setiap hari
·         mengatasi kasus-kasus ginjal
Cara : rebus 50-100 gram biji labu kunig dengan 600 cc air. masak hingga airnya tersisa 300 cc. minum dua kali sehari dan lakukan setiap hari
·         mengatasi susah buang air besar
Cara : bersihkan 250 gram labu kuning, buang bagian tengahnya dan isi dengan 100 gram bawang putih, kemudian di tim dan dibubuhi gula secukupnya, makan setiap hari
·         mengatasi diabetes
Cara : bersihkan 500 gram labu kuning, potong-potong dan tambahkan 2 ruas jari jahe, olah dengan cara di tim, makan setiap hari
·         mengatasi badan sering lelah
Cara : haluskan/juice 200 gram labu kuning dan 150 gram wortel serta 100 gram jeruk mandarin, minum dua kali sehari
·         mencegah penyakit kanker
Cara : rebus 200 gram labu kunig, 100 gram asparagus, dan 25 gram jamur putih kering, masak dengan 1 liter air, biarkan hingga airnya tersisa 1/2 liter. minum tiga kali sehari setiap hari
·         mengatasi batuk
Cara : rebus 100 gram kulit labu kuning kering dan 100 gram kulit jeruk mandarain kering, masak dengan 600 cc air dan biarkan airnya tersisa 300 cc, tambahkan madu bila suka, minum setiap hari
·         mengatasi panas dalam pada anak
Cara : haluskan/juice 300 gram labu kunig dan 200 gram pepaya, tambhkan gula batu yang telah dicairkan secukupnya, minum setiap hari
·         mengatasi influenza
Cara : rebus 50 gram biji labu kuning dan 30 gram daun sendaok serta segengggam daun menthol dengan 400 cc air, biarkan hingga tersisa 200 cc, minum setiap hari
·         membersihkan dahak
Cara : rendam 10 gram jamur putih kering hingga mengembang, buang tangkainya yang keras, kemudian juicelah bersama-sama dengan 100 gram labu kuning dan 25 gram jahe, minum dua kali sehari
·         melancarkan peredaran darah
Cara : juice 30 gram daun dewa yang segar, haluskan 50 gram labu kunig kering hingga menjadi bubuk, campurkan bubuk tersebut dengan juice daun dewa
·         mengatasi perut kembung
Cara : haluskan 100 gram labu kunig kering hingga jadi bubuk, seduh dengan air panas secukupnya dan minum 2X sehari.


Diolah dari beberapa sumber: http://mei200578.multiply.com/journal/item/2/Manfaat-Labu-Kuning?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem, http://www.ningharmanto.com/2011/05/manfaat-labu/, http://primbondonit.blogspot.com/2012/08/labu-waluh-obat-penangkal-sembelit-dan.html  & buku 30 Tumbuhan Pilihan - Syaikh Muhammad Ash-Shayim.